Di era digital saat ini, perpindahan antar aplikasi (app switching) adalah musuh utama produktivitas. Oleh karena itu, Integrasi Salesforce Agentforce dalam channel Slack hadir sebagai solusi yang mendorong produktivitas di Slack.
Artikel ini tidak hanya akan membahas konsepnya, tetapi juga memberikan panduan teknis langkah demi langkah (step-by-step) tentang cara menggunakan Agentforce di Slack agar Anda bisa langsung mempraktikkannya.
Siapa yang Bisa Menggunakan Fitur Ini?
Daftar Isi
Sebelum kita masuk ke teknis penggunaan, penting untuk memastikan tim Anda memiliki akses yang tepat. Berdasarkan dokumentasi terbaru, fitur canggih ini tersedia bagi pengguna yang memenuhi kriteria berikut:
-
Anggota Terdaftar: Fitur ini dapat digunakan oleh Assigned Members atau anggota yang telah ditunjuk oleh perusahaan.
-
Lisensi yang Sesuai: Organisasi Anda harus memiliki paket Slack (Business atau Entreprise) yang disandingkan dengan lisensi Salesforce Agentforce.
Artinya, agen-agen ini dibuat dan diatur oleh admin perusahaan Anda untuk tujuan spesifik, seperti merespons permintaan bantuan IT, memberikan informasi tunjangan HR, atau menarik data penjualan terkini. Jika Anda sudah memenuhi syarat tersebut, mari kita mulai eksplorasi cara penggunaannya.
Panduan Step-by-Step Menggunakan Agentforce di Slack
Menggunakan Agentforce di Slack sebenarnya sangat intuitif. Antarmukanya dirancang agar terasa familiar bagi siapa saja yang terbiasa menggunakan aplikasi pesan instan. Berikut adalah langkah-langkah detail untuk memaksimalkan fitur ini dalam keseharian kerja Anda.
1. Mencari dan Memulai Pesan dengan Agen (Browse and Message)

Image by Salesforce
Langkah pertama adalah menemukan agen yang tepat untuk kebutuhan Anda. Admin perusahaan biasanya telah menambahkan beberapa agen spesifik ke dalam workspace atau organisasi Enterprise Anda.
-
Akses Melalui Sidebar: Pada tampilan desktop Slack Anda, cari dan klik tab Agentforce di sidebar sebelah kiri. Jika Anda tidak melihatnya, klik opsi More (Lainnya) untuk menemukannya.
-
Pilih Agen: Anda akan melihat daftar agen yang tersedia. Pilih agen yang relevan dengan tugas Anda (misalnya: Sales Agent atau IT Support).
-
Mulai Percakapan: Untuk memudahkan Anda memulai, agen biasanya menawarkan pesan tertulis (pre-written messages) atau opsi prompt instan. Namun, Anda selalu memiliki kebebasan untuk mengetik pertanyaan atau perintah Anda sendiri secara manual.
Dengan demikian, Anda tidak perlu bingung harus mengetik apa di awal interaksi.
2. Melihat Riwayat Percakapan (View Previous Conversations)

Sering kali, informasi yang diberikan agen sangat berharga dan perlu dilihat kembali di kemudian hari. Untungnya, Slack menyimpan jejak digital interaksi Anda.
-
Buka Tab Agentforce: Kembali ke tab Agentforce di sidebar desktop atau mobile Anda.
-
Navigasi Riwayat: Di bagian sidebar, Anda akan melihat pengelompokan waktu seperti Today (Hari Ini), Previous 7 days (7 Hari Terakhir), atau Previous month (Bulan Lalu).
-
Pilih Topik: Klik pada percakapan yang ingin Anda buka kembali.
Catatan Penting: Jika Anda tidak melihat tab Agentforce sama sekali, segera hubungi admin atau pemilik workspace Slack Anda. Kemungkinan besar akses Anda belum diaktifkan.
3. Berkolaborasi dengan Agen di Channel (Chat in Channel)

Kekuatan utama Agentforce di Slack adalah kolaborasi. Anda tidak harus berbicara dengan agen secara pribadi (DM); Anda bisa membawanya ke dalam diskusi tim.
-
Buka Channel: Masuk ke channel tempat diskusi sedang berlangsung (misalnya:
#proj-website-launch). -
Undang Agen: Pastikan agen tersebut sudah ditambahkan ke dalam channel.
-
Lakukan Mention: Tarik perhatian agen dengan cara me-mention nama mereka, persis seperti Anda memanggil rekan kerja (contoh:
@ServiceAgent). -
Berikan Perintah: Tuliskan pertanyaan atau instruksi Anda setelah mention. Agen akan memproses permintaan tersebut dan membalasnya di dalam thread atau channel, sehingga seluruh tim bisa melihat informasinya.
Ini sangat efektif untuk transparansi. Namun, perlu diingat bahwa agen di Slack menggunakan izin akses (permissions) Salesforce dan Slack milik Anda. Agen tidak akan pernah membalas dengan informasi rahasia yang sebenarnya tidak berhak Anda akses.
4. Membagikan Prompt Agen (Share an Agent Prompt)
Apakah Anda menemukan cara bertanya yang menghasilkan jawaban sangat akurat dari agen? Jangan simpan rahasia itu sendiri. Bantu tim Anda mendapatkan informasi yang tepat dengan membagikan prompt tersebut.
-
Cari Prompt Sukses: Temukan interaksi di mana agen memberikan jawaban terbaik.
-
Klik Opsi: Pada desktop, klik ikon tiga titik di sebelah prompt Agentforce tersebut.
-
Salin Tautan: Pilih Copy agent prompt link, lalu tempelkan (paste) tautan tersebut di channel atau DM rekan kerja Anda.
Ketika rekan Anda mengklik tautan tersebut, mereka akan melihat jawaban agen yang disesuaikan (tailored) khusus untuk mereka berdasarkan data dan izin akses mereka sendiri.
Mengapa Integrasi Ini Penting untuk Bisnis Modern?
Di Saasten Technologies, kami percaya bahwa masa depan kerja adalah kolaborasi manusia dan mesin. Integrasi Salesforce Agentforce dalam channel Slack menghilangkan hambatan teknis yang sering memperlambat kinerja tim.
Mengurangi “Context Switching”
Setiap kali karyawan berpindah aplikasi, otak membutuhkan waktu untuk fokus kembali. Dengan Agentforce, seluruh alur kerja, mulai dari mencari data customer, membuat tiket support, hingga menyetujui diskon terjadi di satu window yaitu Slack. Akibatnya, fokus tim tetap terjaga dan penyelesaian tugas menjadi jauh lebih cepat.
Keamanan Data Terjamin
Salah satu kekhawatiran terbesar dalam penggunaan AI adalah keamanan. Agentforce beroperasi di bawah payung Einstein Trust Layer. Data perusahaan Anda aman dan tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Selain itu, seperti yang disebutkan dalam panduan di atas, agen sangat patuh pada protokol izin akses pengguna. Jadi, seorang staf junior tidak akan tiba-tiba bisa mengakses data gaji eksekutif hanya dengan bertanya pada agen.
Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang panduan slack di artikel mengenai Cara Menggunakan Slack untuk Perusahaan yang menjadi fondasi teknologi ini.
Strategi Implementasi Bersama Konsultan
Memiliki alat yang canggih hanyalah langkah awal. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana membuat tim Anda mau dan mampu menggunakannya. Berdasarkan pengalaman kami melakukan enablement di berbagai klien, berikut adalah strategi suksesnya:
- Mulai dari Use Case Sederhana: Jangan langsung menerapkan agen untuk semua hal. Mulailah dengan agen untuk Internal Helpdesk. Biarkan karyawan terbiasa bertanya pada AI untuk masalah IT atau HR.
- Sosialisasi Prompting yang Tepat: Ajarkan tim Anda cara memberikan instruksi yang jelas. Fitur “Share an Agent Prompt” yang kami jelaskan di atas adalah alat yang sangat ampuh untuk menduplikasi keberhasilan satu orang ke seluruh tim.
- Evaluasi Berkala: Pantau riwayat percakapan (yang tidak bersifat privat) untuk melihat di mana agen gagal memberikan jawaban memuaskan, lalu lakukan penyesuaian pada pengaturan agen di Salesforce.
Untuk wawasan lebih luas mengenai tren teknologi yang bisa diadopsi perusahaan, baca artikel kami mengenai Tren Teknologi 2026: Strategi Bisnis Era AI & Cloud
Kesimpulan
Integrasi Salesforce Agentforce dalam channel Slack menawarkan peluang luar biasa untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah di atas, mulai dari mencari agen, berkolaborasi di channel, hingga membagikan prompt, Anda sudah satu langkah lebih maju dalam membangun tenaga kerja digital yang tangguh.
Teknologi ini bukan tentang menggantikan manusia, melainkan memberdayakan tim Anda untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Jika Anda siap untuk transformasi ini, pastikan infrastruktur dan budaya kerja Anda juga siap mendukungnya.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Agentforce di Slack
1. Apakah saya perlu membayar biaya tambahan untuk Agentforce di Slack? Ya, fitur ini memerlukan lisensi Salesforce Agentforce. Namun, fitur ini tersedia di beberapa paket Slack (Business+, Enterprise) selama lisensi tersebut aktif dan terhubung.
2. Apakah Agentforce bisa melihat pesan pribadi (DM) saya dengan orang lain? Tidak. Agentforce hanya bisa membaca pesan di mana ia di-mention langsung atau pesan yang berada dalam thread percakapan bersamanya. Privasi percakapan antar-user tetap terjaga.
3. Apa yang terjadi jika Agen memberikan jawaban yang salah? Meskipun Agentforce menggunakan data real-time untuk akurasi tinggi, kesalahan bisa terjadi. Oleh karena itu, selalu verifikasi informasi kritis. Agen dirancang dengan batasan keamanan untuk meminimalisir halusinasi, namun pengawasan manusia tetap penting.
4. Bisakah saya menggunakan Agentforce di aplikasi Slack seluler? Tentu saja. Fitur ini dioptimalkan baik untuk desktop maupun aplikasi mobile. Anda bisa bertanya pada agen saat sedang dalam perjalanan dinas semudah mengirim pesan di WhatsApp.
5. Siapa yang mengatur izin akses agen? Admin Salesforce dan Slack di perusahaan Anda memegang kendali penuh. Mereka menentukan siapa yang bisa menggunakan agen, data apa yang bisa diakses agen, dan di channel mana agen boleh beroperasi.
Temukan solusi yang tepat dengan Saasten Technologies (+62) 878 8880 3822 serta cari tahu bagaimana Integrasi Agentforce dalam channel Slack ini bisa membantu dan mengoptimalkan pertumbuhan bisnis Anda.
📱 (+62) 878 8880 3822 📞 021-5030 1016 🌐 Website Saasten Instagram: @saastentechnologies YouTube: Saasten Technologies LinkedIn: Saasten Technologies
Author
Referensi Tautan:
External Link: [3] https://slack.com/blog/news/limitless-workforce-with-agentforce-in-slack